Langsung ke Topik Utama
Banner Iklan

Virus dan Bakteri Mayat Mulai Teror Proses Evakuasi

14 Mei 2012 oleh Redaksi   di:

Virus dan Bakteri Mayat Mulai Teror Proses Evakuasi

HIMPALAUNAS.COM, BOGOR - Sudah lebih dari 38 kantung mayat berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Minggu (13/5). Mau tidak mau tim yang mengevakuasi akan bersentuhan langsung dengan bagian tubuh para korban yang telah terpisah-pisah. Apalagi, mayat sudah 5 hari sejak peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi SJ 100, Rabu (9/5).

Biasanya, dalam 3 hari setelah meninggal, mayat korban ataupun serpihan tubuh tersebut mengeluarkan virus yang dapat menyerang manusia bila bersentuhan langsung. Untuk mencegah berbagai virus masuk ke dalam tubuh tim evakuasi, dibutuhkan alat-alat pendukung yang harus digunakan.

Hal ini dikatakan Kepala Tim Forensik, Sahrudin kepada HIMPALAUNAS.COM di posko evakuasi, puncak Salak 1, Minggu (13/5).

"Mulai dari tetanus, penyakit pernapasan, alergi, sampai diare dapat kita alami bila sudah tertular virus dari mayat tersebut. Secara teori 1 sampai 2 hari mayat masih dalam keadaan normal namun masuk dalam 3-4 hari mayat mengeluarkan cairan minyak, dan bila lebih dari 5 hari mayat telah membusuk," jelasnya.

Sahrudin menambahkan, alat bantu seperti masker, sarung tangan, alkohol, dan obat-obatan lainnya harus disiapkan. Saat ditanya apakah posko utama ini telah memiliki ketersediaan alat bantu tersebut, dirinya mengaku masih kurang karena distribusinya terlambat.
 
"Kita masih perlu banyak sarung tangan, masker, dan yang lainnya karena kasian tim yang langsung bersentuhan dengan mayat, semakin lama mayat kan akan semakin banyak mengeluarkan penyakit," pungkas anggota TNI ini. (Pradana Starwinsyah/Sadam Pratama/fir)

Share this Sebarkan
Powered by Jaringmaya.Com