Langsung ke Topik Utama
Banner Iklan

Taman Nasional Sembilang, Persinggahan Melihat Burung Migran

23 Januari 2012 oleh Redaksi   di:

Taman Nasional Sembilang, Persinggahan Melihat Burung Migran

HIMPALAUNAS,COM, JAMBI - Melihat berbagai spesies burung migran yang singgah untuk mencari makan atau sekedar berkeliling mengitari udara? Taman Nasional Sembilang tempatnya. Taman Nasional Sembilang merupakan ramuan obat untuk mereka yang haus akan rekreasi alam yang berbau petualangan. Sebab, tempat ini tidak hanya mempermainkan adrenalin, tapi juga otak dan keingintahuan.

Secara administratif, taman nasional ini adalah bagian dari Kabupaten Banyuasin dan telah menjadi taman nasional sejak 19 Maret 2003, ketika dipisahkan dari Taman Nasional Berbak di Jambi oleh pemerintah setempat.

Taman Nasional Sembilang merupakan lahan basah luas dengan berbagai ekosistem hutan terdapat disini, mulai dari gambut rawa, rawa air tawar, hutan mangrove dan dataran lumpur.

Daerah ini dinamakan Sembilang karena memiliki banyak ikan Sembilang (Plotosus canius) yang hidup di sekitar kawasan ini dan merupakan makanan bagi burung-burung migran yang singgah di kawasan Taman Nasional Sembilang.

Semenanjungnya yang menjorok ke laut sepanjang 1,5 kilometer juga membuat taman ini menjadi tempat bertengger ideal bagi ribuan bahkan puluhan ribu burung migran asal Siberia, Semenanjung Korea, dan Jepang yang bermigrasi dari Asia dan Eropa dari bulan Oktober sampai Desember.

Selain itu tempat ini juga merupakan habitat bagi harimau sumatera, gajah sumatera, tapir, siamang, kucing mas, rusa sambar, buaya, biawak, ikan sembilang, labi-labi besar, lumba-lumba air tawar, dan berbagai jenis burung lokal seperti blekok asia, trinil tutul, undan putih, bluwok putih, bangau tongtong, dan dara laut sayap putih.

Pemandangan sepanjang sungai dan pesisir pantai sangat menyegarkan mata bagi para pengunjung. Deretan vegetasi nipah, api-api, dan nibung, menjadi tempat bersarang kera ekor panjang. Melihat emandangan yang sangat eksotis di ujung utara Pulau Betet yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Sembilangini, nagaikan menemukan harta karun dalam penjelajahan. Disini juga dapat ditemui beberapa rawa yang merupakan tempat bagi habitat ular, buaya dan anggrek langka.(dns)

Share this Sebarkan
Powered by Jaringmaya.Com