HIMPALAUNAS.COM, MALANG - Terbang melayang bersama angin. Ringan membelah udara di bawah langit biru, itulah kesan yang tertangkap saat mengamati seseorang yang sedang terbang dengan menggunakan paralayang di udara bebas. Wana Wisata Dirgantara Gunung Banyak, atau lebih sering disebut dengan Paralayang Gunung Banyak yang berlokasi di Kota Batu – Jawa Timur ini, jadi tempat favorit para atlet dan penggemar olahraga Paralayang.
Warga Kota Batu boleh berbangga karena Paralayang Gunung Banyak adalah salah satu arena paralayang yang sudah dikenal secara internasional.
Olahraga Paralayang menjadikan kawasan Gunung Banyak yang dulu sepi menjadi semarak sejak dijadikan sebagai “Take-off Area” bagi para penggemar atau atlit paralayang. Lokasi Gunung Banyak yang berada di sebelah barat Kota Batu ini memang begitu indah.
Dari puncak Gunung Banyak hamparan pemandangan Kota Batu terpampang di depan mata dengan begitu jelas. Hembusan angin yang cukup kencang, udara dingin, dan hamparan seluruh sudut wilayah Kota Batu membuat siapa saja yang berada di sini serasa enggan meninggalkan lokasi begitu cepat.
Suguhan indahnya Kota Batu dari ketinggian, dapat dinikmati para pilot paralayang yang terbang melayang bersama angin dan mendarat di “Landing Area” Songgomaruto di desa Songgokerto – Kota Batu. Jika ingin merasakan sensasi terbang dengan paralayang, bagi yang belum berpengalaman bisa mencoba untuk terbang secara tandem bersama pilot yang sudah berpengalaman.
Wahana wisata paralayang ini juga dibuka bagi siapa saja yang ingin terbang secara tandem. Biaya untuk paket tandem dimulai dari Rp 350 ribu sampai Rp 600 ribu. Untuk terbang secara tandem, tidak harus mengikuti pelatihan apapun, hanya diharuskan dalam kondisi kesehatan yang prima. Namun jika ingin terbang secara solo, maka diharuskan mengikuti serangkaian pelatihan untuk mengendalikan paralayang.
Untuk kebutuhan tersebut, sebuah tempat kursus paralayang di Kota Batu siap mendidik para penggemar olahraga ini menjadi pilot paralayang yang profesional.
Ingin memacu adrenalin dan menguji nyali, maka Paralayang layak dijadikan sebagai pilihan. Hidup begitu singkat, maka tidak ada salahnya merasakan tiap sisi indahnya agar kehidupan ini lebih bermakna. (dns)